[otw_is sidebar=otw-sidebar-4]

Eko Wiratno, Pendiri EWRC Indonesia : Cara Hitung Keuntungan Investasi Emas, Jangan Sampai Rugi!

[otw_is sidebar=otw-sidebar-5]
[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Berinvestasi pada emas kerap menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif.

Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

 

Namun, ada beberapa hal yang perlu dicermati sebelum kamu berinvestasi emas. Apa saja itu? Simak yuk penjelasannya!

 

1. Tentukan tujuan berinvestasi

Sebelum memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi.

Sebaliknya, jika kamu berinvestasi dalam jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Itu karena kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.

2. Bandingkan harga jual dan harga beli

Ini merupakan hal yang harus kamu cermati saat memutuskan berinvestasi pada emas. Hitung selisih harga jual dan harga beli agar bisa memperkirakan keuntungan yang akan didapat.

Misalnya, harga emas Antam pada hari ini, Jumat (05/07/2024) Rp1,383 juta per gram. Harga jual kembali (buyback) emas sebesar Rp1,251juta per gram. Ada selisih Rp132 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Apabila kamu beli emas Rp1,383juta pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp132 ribu. Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali 5 tahun kemudian.

3. Beli saat harga murah, jual saat harga tinggi

Situasi ekonomi nasional hingga global juga mempengaruhi pergerakan harga emas lho. Misalnya, saat ini ekonomi global diguncang wabah virus corona. Akibatnya, harga saham terperosok. Akibat ketidakpastian ekonomi itu, para investor pun berbondong-bondong mencari instrumen safe haven, salah satunya emas.

Harga emas pun melonjak karena tingginya permintaan. Saat itulah, kamu bisa menjual emas yang sudah kamu beli agar dapat cuan. Namun, kalau kamu belum punya emas, lebih baik tunda dulu. Belilah emas saat kondisi ekonomi sudah stabil.

4. Beli emas dalam jumlah besar

Jangan lupa, pemilihan pecahan emas akan mempengaruhi keuntungan yang kamu terima. Semakin besar pecahan emas yang dibeli, selisih antara harga jual dan harga beli akan semakin tipis. Artinya, peluang untuk dapat untung lebih besar.

Ada banyak keuntungan menabung emas ANTAM sehingga popularitas investasi emas memang tak lekang oleh waktu.

 

Emas masih menjadi salah satu instrumen investasi pilihan generasi terdahulu hingga anak muda.

 

Saat ini, berinvestasi logam mulia jadi lebih mudah dan terjangkau.

Keuntungan Menabung Emas ANTAM

  1. Pelindung kekayaan (safe haven)
  2. Modal investasi terjangkau
  3. Mudah diperjualbelikan
  4. Bisa jadi jaminan gadai
  5. Tidak membutuhkan tempat penyimpanan fisik
  6. Nilai terus naik dalam jangka panjang
  7. Terlindung dari devaluasi mata uang
  8. Aset diversifikasi

Apa Itu Emas ANTAM?

Emas ANTAM adalah logam mulia 24K yang diproduksi secara legal oleh PT Aneka Tambang, Tbk.

Logam mulia produksi PT Aneka Tambang memiliki ciri khas, utamanya pada sertifikat pada kartunya.

Dalam sertifikatnya, terdapat informasi mengenai dimensi, berat, kadar karat, serta nomor seri dari logam mulia produksi ANTAM yang sulit untuk dipalsukan.

Kadar kemurnian dari logam mulia produksi PT Aneka Tambang mencapai 99,99% dan telah terakui secara global dan memperoleh sertifikasi dari London Bullion Market Association (LBAM).

Keuntungan Menabung Emas ANTAM

Salah satu alasan seseorang memilih aset berkilau sebagai instrumen investasi adalah menguntungkan, terlebih untuk disimpan dalam jangka panjang. Berikut adalah penjelasannya.

1. Pelindung Kekayaan (Safe Haven)

Emas menjadi satu-satunya pelindung aset saat terjadi krisis ekonomi, karena instrumen satu ini dapat mempertahankan nilainya dalam jangka panjang dan bisa jadi “penakluk” inflasi.

Saat krisis, harga aset berkilau satu ini justru mengalami kenaikan.

Jadi, kalau sewaktu-waktu terjadi krisis, instrumen ini bisa jadi penyelamat asetmu, karena di saat produk pasar modal “kebakaran” harga emas tetap stabil, bahkan mengalami kenaikan.

2. Modal Investasi Terjangkau

Saat ini, kamu bisa berinvestasi emas ANTAM dengan modal yang sangat terjangkau.

3. Mudah Diperjualbelikan

Keuntungan menabung emas ANTAM selanjutnya adalah kemudahannya untuk diperjualbelikan kembali.

Jadi, kalau sewaktu-waktu membutuhkan dana, kamu bisa menjualnya langsung ke toko emas mana pun.

4. Bisa Jadi Jaminan Gadai

Saat membutuhkan uang dalam waktu cepat, tetapi tidak ingin menjual emas yang dimiliki, maka opsi gadai dapat kamu pilih.

Aset tersebut hanya menjadi jaminan dan tetap menjadi milikmu. Ketika sudah ada uang lagi, kamu bisa menebusnya kembali.

5. Tidak Membutuhkan Tempat Penyimpanan Fisik

Menabung logam mulia secara digital tidak membutuhkan tempat penyimpanan fisik. Biasanya, orang-orang menitipkan aset berkilau mereka melalui fasilitas safe deposit box di bank agar lebih aman.

Namun, biasanya bank akan mengenakan biaya sewa yang tidak murah.

6. Nilai Terus Naik Dalam Jangka Panjang

Dalam jangka panjang (>5 tahun), harga logam mulia biasanya akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan sehingga investor dapat mendapatkan keuntungan yang optimal.

Jadi, instrumen ini cocok banget kalau kamu punya tujuan jangka panjang seperti umroh, DP rumah, biaya pendidikan anak.

7. Terlindung dari Devaluasi Mata Uang

Emas bisa menjadi penyeimbang devaluasi mata uang di tengah ketidakpastian perekonomian.

Ketidakpastian ini dapat berdampak pada hilangnya nilai mata uang. Saat mata uang dapat dicetak sesuka hati, berbeda halnya dengan instrumen ini.

Sebagai aset berwujud, emas tidak dapat diproduksi dengan mesin selayaknya uang sehingga nilainya tetap terjaga.

8. Aset Diversifikasi

“Don’t put your eggs in one basket.” merupakan pepatah investasi yang artinya jangan menempatkan uangmu dalam satu jenis produk saja.

Dengan menaruh uangmu pada beberapa jenis instrumen investasi, kamu bisa meminimalisir risiko kerugian. Metode ini dikenal dengan istilah diversifikasi investasi.

Instrumen ini cocok untuk diversifikasi investasi. Berinvestasi pada instrumen ini dapat meminimalisir risiko investasimu.

Jadi, kalau sewaktu-waktu harga saham dan obligasi anjlok saat krisis, harga emas justru akan naik dan jadi penyelamat aset kamu.

Strategi Investasi Emas ANTAM

Setelah mengetahui keuntungan menabung emas ANTAM, kamu juga harus mengetahui strategi apa saja yang bisa dipilih dalam berinvestasi. 

1. Strategi Investasi Klasik

Strategi satu ini dapat kamu lakukan dengan membeli emas saat harganya murah dan menjualnya kembali saat nilainya melonjak.

Dengan catatan, harganya baru naik signifikan dalam jangka panjang (>5 tahun) sehingga butuh waktu cukup lama untuk meraih keuntungan yang diharapkan.

2. Sistem Forex Trading

Dengan menjalankan sistem ini, kamu bisa menjadikan instrumen ini sebagai modal usaha atau deposit trading.

Emas yang kamu miliki akan digadaikan dan jadi modal untuk kegiatan trading. Meskipun menguntungkan, namun cara ini sangat berisiko kalau kita bandingkan dengan dua strategi lainnya.

3. Konsep Tabungan

Saat ini, sudah banyak platform penyedia tabungan emas produksi PT Aneka Tambang, Tbk.

Kesimpulan

Ada banyak keuntungan menabung emas ANTAM yang wajib jadi pertimbanganmu untuk mendiversifikasikan investasi pada logam mulia.

Selain bisa dimulai dengan nominal terjangkau, pertumbuhan nilainya dalam jangka panjang akan sangat menguntungkan.(**)

 

[otw_is sidebar=otw-sidebar-6]
author

Author: 

Leave a Reply